Rabu, 10 Oktober 2018

Internet of Things (IoT) dalam Pembelajaran Matematika


Assalamualaikum Wr. Wb

Setelah minggu lalu kita bahas mengenai AI(Artificial Inteliigence), kali ini kita akan review mengenai IOT(Internet of Things). Semoga bermanfaat ^ - ^.

Internet of Thing (IoT) merupakan teknologi yang menggunakan internet sebagai sarana dalam melakukan sesuatu, sistem IoT sangat membantu dalam menyelesaikan permasalahan seperti dalam bidang pendidikan dalam jaringan Campus Area Network dengan menggunakan e-learning, membangun sistem digital-library, akses journal online, Usaha Kecil Menengah (UKM) online, sistem informasi universitas, e-mail universitas, dan lain-lain. Dalam penggunaan nya Internet of Thing banyak ditemui dalam berbagai aktifitas, contohnya : banyaknya transportasi online, e-commerce, pemesanan tiket secara online, live streaming, e- learning dan lain-lain bahkan sampai alat-alat untuk membantu dibidang tertentu seperti remote temperature sensor, GPS tracking, and sebagainya yang menggunakan internet atau jaringan sebagai media untuk melakukannya.

Dengan banyaknya manfaat dari Internet of Things maka membuat segala sesuatu nya lebih mudah, dalam bidang pendidikan IoT sangat diperlukan untuk melakukan segala aktifitas dengan menggunakan sistem dan tertata serta sistem pengarsipan yang tepat.
Pada kali ini penulis akan membahas jurnal yang berjudul “Sistem Internet of Things (IOT) berbasis Cloud Computing dalam Campus Area Network”, yang ditulis oleh Oris Krianto Sulaiman dan Adi Widarma. Penelitian ini dilakukan di Universitas Islam Sumatera Utara dan Universitas Negeri Medan, sebagaimana asal dari dua peneliti tersebut.
Dalam IOT, semua aktivitas terhubung ke pusat internet dan data tersebut di simpan di server baik menggunakan data center maupun cloud computing. Cloud computing menyimpan semua data di server yang tidak tau dimana letak server tersebut. Kumpulan dari Local Area Network (LAN) yang membentuk sebuah jaringan di ruang lingkup kampus. Jaringan jaringan ini akan menghubungkan setiap gedung yang ada di kampus seperti gedung-gedung perkuliahan. CAM menggunakan model hierarchical network untuk mengoptimalkan jaringaa yang ada di kampus tersebut. Model hierarchical network mempunyai 3 lapisan utama dalam pembentukan jaringan yaitu : core layer, distribution layer dan access layer.

Core layer merupakan lapisan utama dimana pada lapisan ini adalah sumber internet ke seluruh kampus, pada lapisan ini terdapat server yang kemudian layanan akan didistribusikan oleh lapisan ke 2 yaitu distribution layer dan akan diteruskan ke end user di lapisan access layer.    
Dalam        jaringan     kampus       atau   dikenal         dengan campus area network sangat bagus diterapkan untuk penanganan jaringan di dalam kampus tersebut karena sudah terdapat redundancy di setiap link yang terkoneksi, dengan menggunakan sistem Internet of Things yang di integrasikan dengan cloud computing maka pemanfaatan jaringan di kampus tersebut dalam pendidikan dapat menjadi lebih baik.
Dalam ekosistem pengguna di kampus dapat dilihat beberapa kriteria penting yaitu connectivity, content dan community. Connectivity merupakan akses internet, intranet dan extranet untuk layakan koneksi sumber daya yang ada dikampus tersebut. Content merupakan layanan yang sangat penting untuk kampus seperti aplikasi -aplikasi kebutuhan kampus dan yang terakhir adalah community dalam aspek pendidikan sangat dibutuhkan sebuah komunitas untuk mengembangkan ide-ide kreativitas yang akan dimunculkan dari setiap diskusi, layanan ini dapat dibantu dengan sistem mobile application.
Seluruh pekerjaan dalam kampus tersebut menggunakan internet sebagai sarana untuk mempermudah setiap pengerjaan pembelajaran matematika yang kemudian seluruh data hasil pekerjaan tersebut akan disimpian dalam cloud , adapun beberpaa yang dapat dihasilkan dengan menggunakna sistem ini dalam pembelajaran matematika adalah e-learning(https://e-learning.sudianto.net/?lang=id), distance learning(, digital library, campus e-commerce, campus community, system information.

Itulah penjelasan mengenai I.O.T dan dari pemaparan tersebut, penulis menemukan berbagai macam masalah, diantaranya:
Apakah teknologi system internet berbasis cloud computing seperti yang penulis paparkan di atas dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika? Dan dapatkah digunakan dalam Class Area Network? Silahkan kemukakan tanggapan/kritik/saran menurut pembaca, dalam kolom komentar. Terima kasih. ^-^

1 komentar:

  1. artikel yang menarik...
    menurut saya teknologi sistem internet berbasis cloud computing ini sangat-sangat bisa digunakan dalam pembelajaran matematika, tergantung dari pemakaiannya. karena disinikan cloud computing itu berfungsi sebagai jembatan antara pengguna internet dengan server. maka untuk menggunakan cloud computing ini dalam pembelajaran matematika, pendidik tinggal memasukkan data pelajaran matematika baik itu berupa latihan, materi, soal2, game dan lain-lain ke dalam database server untuk nantinya bisa diakses oleh peserta didik sebagai pengguna internet hehehe...

    BalasHapus

REFLEKSI GUYS :)

PENILAIAN OTENTIK ( Weekly journal) Nama  : Lutfia Maharani NIM    : P2A918021 Materi : Criteria for Authentic Assesment of M...